Starts small!

June 24th, 2009 1 comment

 


Sesi Editorial

universitas brawijaya - rezaiqbalMahasiswa di Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UB, biasa memanggil saya ‘bu Tatiek’. Ini adalah lecture blog formal saya yang secara kolektif dikelola UB, dan ditujukan untuk memfasilitasi berbagai alternatif kegiatan akademik yang murah-meriah tanpa harus meninggalkan aspek etika, estetika dan kinerja pembelajaran yang berkualitas. Semua dosen di PS Agribisnis mendapat space untuk membuat blog sejenis yang sedang Anda klik sekarang ini. Saya pribadi berharap banyak pada komitmen diri saya sendiri untuk dapat mengelola blog ini dengan baik, sebab sejujurnya saya pesimis, mengingat begitu banyaknya kesibukan. Maka sebagai kata perkenalan saya memilih kata ‘Maaf!’ Jika informasi yang tersaji, komunikasi yang terjalin, bahasa bertutur dan teknik penulisan dalam blog ini jauh dari yang Anda harapkan. Selaku salah satu insan akademis, boleh tentunya bila saya meminta saran konstruktif demi outcome yang mutualistik. Terimakasih telah mengunjungi blog ini. Untuk hal-hal yang bersifat private saya lebih memilih berkomunikasi langsung, dengan perjanjian.

Di sisi lain, lecture blog akan menjadi instrumen proses belajar mengajar yang strategis, khususnya karena Program Studi Agribisnis FP UB telah berkomitmen untuk terus mengembangkan student centered learning. Mohon bantuan seluruh mahasiswa sebagai partisipan dan blog walker dari semua kalangan untuk menjadikan blog ini lebih menarik, interaktif, dinamis dan bermanfaat. Sekali  lagi terimakasih..
.

Categories: starts small! Tags:

TEAM WORK: sebuah transferable skills yang diminati pengguna lulusan

March 28th, 2017 No comments

Kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim atau kelompok, menjadi salah satu keterampilan generik lulusan yang disebutkan oleh para pengguna lulusan sebagai kompetensi paling penting. Hal ini sangat logis, mengingat dalam era modern ini hampir tak ada pekerjaan yang dapat dilakukan sendiri. Pembagian kerja sesuai spesifikasi keahlian, tugas dan kewenangan pekerja telah dimulai berabad-abad lalu sebagaimana dijelaskan dalam teori division of labor. Sejak proses produksi mampu menciptakan surplus ekonomi, kapasitas produksi subsisten telah berkembang jauh melampaui  tingkat kebutuhan masyarakat. Seiring peningkatan kesejahteraan, daya beli masyarakatpun kian meningkat. Hal ini pada tahapan berikutnya mendorong spesialisasi tenaga kerja. Satu kelompok mengkhususkan diri untuk menanam komoditas tertentu, kelompok lain lebih berbakat mengembangkan bidang pertukangan, yang lain lagi mengambil peran sebagai peracik obat dan ketabiban. Pelan tapi pasti, spesialisasi kompetensi dan division of labor menciptakan masa peradaban seperti yang kita alami saat ini. Pada titik inilah manusia pada hakikatnya sudah melepaskan kultur subsistensi di mana individu atau rumahtangga berihtiar untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya dengan berswasembada. Kita tidak lagi menanam padi untuk setiap piring nasi yang kita konsumsi sehari-hari. Kita juga tidak memelihara ayam pedaging dan petelur untuk setiap butir telur dan setiap potong ayam goreng yang dapat kita makan untuk lauk makan siang. Demikian pula kita tidak harus menanam kapas, memintalnya menjadi benang dan menenunnya menjadi kain serta menjahitnya untuk menjadi sehelai kemeja untuk kita pakai bekerja. Unik dan menakjubkan, bila kita menelaah bagaimana individu, kelompok, rumahtangga, masyarakat terhubung satu sama lain dalam mekanisme division of labor yang terformat dalam ekonomi pasar.

Abad 21 dicirikan oleh satu kecenderungan atau mega trend yaitu fast moving. Seluruh entitas modern bergerak dengan kecepatan luar biasa yang tidak pernah terbayangkan berabad-abad sebelumnya. Abad yang diindikasikan oleh kemajuan teknologi informasi dan transportasi ini, telah menciptakan boderless countries, negeri tanpa batas dalam plattform  global societies. Konsekuensinya, tenaga kerja atau human resources, sebagaimana sumberdaya ekonomi lainnya menjadi lebih cair mengalir mengisi ceruk permintaan pasar yang relevan. Sekali lagi, konteks ini menciptakan sebuah prasyarat kemampuan team work. 

(to be contiuned..)

Ketika Prodi Agribisnis Sibuk Menyiapkan SAR AUNQA

March 27th, 2017 No comments

Sesuai janji visi meraih daya saing Asia Pasifik pada kurun waktu hingga 2020, saat ini Prodi Agribisnis sedang sibuk menyiapkan dokumen SAR AUNQA. Dokumen ini nantinya akan memberikan penguatan atas klaim daya saing program studi pada level Asia. Pada prinsipnya, semua dokumen yang harus disiapkan, ditulis dan didokumentasikan merupakan management review. Manajemen, sebuah pemahaman saintifik sekaligus artistik. Lazim didefinisikan, manajemen adalah ilmu dan seni. Sisi seni yang kemudian pada tahapan implementasi memberikan arti beda pada banyak subtansi yang sebenarnya hampir sama. Entah berupa potensi atau problematika, seni menatakelola atau menjalankan sebuah proses manajemen tidak pernah akan sama. Manajemen pendidikan tinggi menurut opini saya pribadi adalah suatu hal yang multi tafsir. Tak mudah mengarahkan harmonisasi begitu banyak elemen  pendidikan tinggi dalam sebuah orkestra bernama Tri Dharma. Bagi seorang dosen, memainkan titik keseimbangan sebagai titik tumpu optimal alokasi waktu multi peran yang harus dijalani tidak pernah mudah.

Konsinyeringpun digelar di Hotel Royal Orchid Kota Batu. Dosen dan staf administrasi yang telah memperoleh surat tugas sebagai tim penyusun dokumen AUNQA pun diberangkatkan dan diisolasi selama dua hari semalam untuk melaksanakan tugasnya. Proses isolasi ini tampaknya penting, sebab koordinasi  pada hari kerja sungguh amat sulit dilakukan. Alokasi tugas sudah didelegasikan, setiap tim kecil bekerja di meja bundar yang telah disiapkan pihak hotel. Ada satu topik diskusi hangat pada kriteria 1 SAR-AUNQA tentang generic vs specific skills. Lulusan S1 kami, sebaiknya memiliki standar kompetensi yang spesifik atau generik. Idealnya yang kedua kategori kompetensi baik spesifik maupun generik. Tapi tentu saja jawaban ini tidak cukup baik. Pertanyaan lanjutan yang harus dijawab adalah kompetensi generik yang mana dan kompetensi spesifik yang mana pula?

Generic skills atau sering diistilahkan sebagai transferable skills adalah keterampilan dan kemampuan yang relevan dan bermanfaat dalam beragam ruang lingkup kehidupan baik secara sosial, profesional maupun akademik. Keterampilan ini merupakan portable skills.  Keterampilan generik ini dikembangkan sepanjang hidup melalui cara belajar yang sangat beragam, sehingga tentu saja tidak melulu diperoleh dari proses belajar mengajar formal di institusi pendidikan. Beberapa sumber referensi yang dapat dicermati adalah sebagai berikut:

https://www.skillsyouneed.com/general/transferable-skills.html

Beberapa jenis keterampilan generik yang banyak disebutkan antara lain:

1. Team work

2. Leaderhsip

3. Personal motivation, organization and time management

4. Listening

5. Written communication

6. Verbal communication

7. Research and analytical skills

8. Numeracy skills

9. Personal development

10. Information technology

Sejujurnya, ini topik yang menarik dan menantang untuk didiskusikan. Apalagi berdasarkan tracer study dan survei yang dilakukan ke sejumlah pengguna lulusan, mereka menunjukkan minat yang sama besar pada atribut keterampilan generik sebagaimana telah dideskripsikan di atas. Topik ini akan coba saya kembangkan dalam post-post selanjutnya. Besar harapan saya tulisan ini dapat memancing beberapa komentar konstruktif sebagai sumbang sarang.

 

Categories: starts small! Tags:

Belajar (Bukan) Mission Impossible !

March 27th, 2017 No comments

Totalitas proses belajar mengajar ibarat mission impossible untuk setiap pelakunya. Ini adalah persoalan melakukan ‘hal-hal yang tak mungkin’. Ini tentang menembus batas bernama ketidakmungkinan, ketidakbisaan menuju “Aku Tahu, Aku Mau, Aku Bisa!” Keseluruhan proses  ini akan mendorong kita semua sebagai insan pembelajar, untuk menikmati petualangan besar dan gelombang rasa ingin tahu dan  ingin bisa! Pelan tapi pasti, pembiasaan perilaku belajar yang benar akan menggeser nilai akhir sebagai ouput proses belajar. Tentu, sebab pembelajar sepanjang hayat meyakini benar tak ada akhir dalam proses yang berlangsung hingga hembusan nafas terakhir. Nilai, hanya terminal. Nilai hasil belajar, ibarat begitu banyak stasiun, terminal atau pelabuhan yang kita singgahi dalam sebuah perjalanan panjang. Semangat ini yang menjadi alasan saya untuk tidak pernah memberikan persentase dominan penilaian akhir perkuliahan semester pada ujian akhir. Seringkali bahkan tugas dan praktikum secara proporsional menjadi kontributor signifikan hingga dua kali lipat dibandingkan nilai ujian akhir. Konsep penting pertama: belajar adalah proses. Deskripsi singkat ini secara implisit menyampaikan pesan bahwa belajar tidak mengenal batas waktu, usia, dan kategori lain. Belajar dipandang sebagai proses multidimensional, bisa searah, bisa dua arah, bisa multi arah dan melibatkan banyak pelaku. Demikian juga, tak ada keharusan belajar harus serius dan khusyuk, karena belajar juga bisa dilakukan sambil guyon dan bercanda, belajar tidak harus di kelas karena bisa saja prosesnya terjadi sambil minum kopi, berdiskusi dan berdebat dengan teman-teman tentang suatu topik.

Learning outcome dewasa ini selalu menjadi tujuan terpenting dari setiap proses rancang bangun kurikulum dan penetapan rancangan perkuliahan. Namun demikian learning outcome tak pernah menjadi harga mati bagi proses belajar sepanjang hayat.  Pengalaman belajar saya pribadi seluruhnya adalah hal yang saya rasakan dan jalani sebagai sesuatu yang luar biasa. Catatan ini mengawali post di tahun 2017. Studi saya menyelesaikan gelar doktor tak juga kunjung selesai. Meski banyak menuai kritik dan himbauan untuk melakukan berbagai breakthrough dan percepatan, saya tidak merasakan semua itu sebagai sebuah tekanan. Kritik saya terima sebagai saran dan dorongan atas nama kemajuan. Di sela kesibukan, pencarian, perjuangan panjang dan banyak proses yang melelahkan, menulis dan blogging semacam ini sungguh menjadi penghiburan.

Seharusnya semangat aku bisa dan tidak akan menyerah, terus mengilhami saya dan Anda.

Categories: starts small! Tags:

KEMBALI KE JATI DIRI!

October 31st, 2016 Comments off

Ini adalah hal yang harus saya akui. Ternyata Tatiek Koerniawati jauh lebih mencintai casual look. Lecture blog ini adalah salah satu bukti kecenderungan  saya yang satu itu. Setelah bolak-balik mengganti theme, ternyata theme awal ini yang lebih nyaman. Terasa lebih berciri diri saya. Meski banyak kolega berpendapat theme ini membosankan, tapi semoga isinya tidak! Saya masih berharap bisa lebih rajin menulis. Lebih tekun update. Benturan waktu, kesibukan dan kesukaan berselancar membaca postingan orang lain juga sering membuat saya gagal fokus. Meski saya tidak pernah merasa apa yang telah saya lakukan itu percuma. Membaca, berselancar di dunia maya, blog walking atau ya sekedar ;icip-icip’ karya berjuta manusia lain sungguh membuat saya merasa kaya. Merasa beruntung masih hidup dan bernafas produktif di masa awal generasi informasi abad ini. Mengingat saya masih sangat akrab dengan mesin ketik, rasanya ‘wow’ bisa mengetik di keyboard laptop yang jauh lebih empuk. Cukup lama juga saya bergaul dengan printer dot matriks dan perintah bertitik word star (andai saya bisa sisipkan emoticon, saya akan sisipkan kepala gundul yang tertawa lebar!). Duuuh, ternyata saya ini tergolong generasi penyaksi. Kami hidup sebagai saksi bangkitnya boderless countries! Negri antah berantah, yang tak memiliki batas. Sebuah dunia yang mengecil sebesar hanya jangkauan terjauh jarak ujung jari jempol dan telunjuk. Jarak itulah yang diperlukan maksimal jika kita sekarang menggeser sebuah obyek di layar sentuh smartphone kita.

Belakangan ini  saya berguru  tentang ilmu menulis kepada seorang senior saya. Beliau kakak tingkat saya di Fakultas Pertanian Universitas Jember. Sampai sekarang beliau bergabung dengan harian Kompas. Diskusi-diskusi saya dengan beliau tak urung berhasil mengaduk-aduk semangat menulis saya lagi. Saya pikir, saat ini setiap saat jutaan manusia menulis dari sekedar posting opini atau reposting opini orang lain, memberikan komentar atas hal apapun yang terjadi di belahan dunia manapun atau hanya sekedar bertukar pesan pendek melalui sosial media dengan jejaringnya masing-masing.  Banyak hal berubah, dalam kecepatan yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya. Hal-hal yang selalu membuat saya takjub. Bagaimana tidak? Semua hal yang berseberangan, semua hal yang saling meniadakan, menegasikan satu sama lain, segala hal yang mengoyak semua batasan norma berdekatan nyaris tanpa jarak. Maka seharusnya dalam arus perubahan yang menderas ini, kita semua lebih takzim dan menilai tinggi proses belajar.

Categories: starts small! Tags:

Apresiasi buat Prof Imam Suprajogo

January 14th, 2016 No comments

Prof Imam Suprajogo sebelumnya adalah Rektor UIN Malang, satu hal yang saya teladani dari beliau adalah istiqomahnya menulis. Beliau sendiri telah memperoleh penghargaan Rekor MURI menulis selama tiga tahun tanpa jeda. Ketika saya sedang update links blog saya saya coba cek hari ini. Ternyata si Bapak tetap menulis. Semangat Bapak! Publish or perish… saya pernah mengikuti acara seminar tentang menulis yang diselenggarakan perpustakaan UB, di mana Bapak menjadi salah satu nara sumbernya. Inspiratif sekali. Jika dibandingkan dengan blog ini, jujur kinerja menulis saya sangat jauh dari official website yang memuat tulisan-tulisan Bapak. setahun kemarin saya benar-benar kehilangan mood menulis. Semoga ke depan saya dapat kembali pada semangat yang juga telah menghilhami Bapak untuk terus menulis. Untuk para  blog walker yang mengunjungi blog saya silahkan klik link Prof Imam yang saya tautkan, mari belajar bersama dari beliau! Read more…

Categories: starts small! Tags:

Kolaborasi Tri Dharma: peluang tanpa batas dan tantangan zona nyaman

March 20th, 2015 No comments

175570085442753077pqDtbZbscGunung Bromo masih memberikan kesan mendalam pada diri saya. Ketertarikan saya dimulai tahun 2012 saat melakukan supervisi magang kerja mahasiswa ke Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sempat mampir ke Ranu Regulo, mengunjungi konservasi bunga Edelweiss. Jalan yang harus ditempuh sungguh panjang dan berliku. Licin karena guyuran hujan, sebagian besar makadam atau jalan batu, sebagian kecil jalanan aspal yang telah rusak. TNBTS berada di empat wilayah administratif. Kabupaten Malang, Lumajang, Pasuruan dan Probolinggo. Ini memberikan firasat kurang baik, karena umumnya suatu hal yang meminta kolaborasi integratif sebagai wujud kebijakan di Indonesia sangat sulit dilakukan. Firasat saya tidak salah. Alasan bagi saya klasik adanya. Pembiayaan, otoritas dsb. Tak penting karena hati dan panggilan saya tertarik ke sini.

Ada banyak cerita yang ingin saya bagi lewat blog ini. Tentu saja ini semua hanya bagian dari komitmen pribadi. Mungkin saya hanyalah satu dari ribuan penyaksi yang tersentuh oleh kisah Bromo. Exotic view nya, erupsi sikliknya, hutannya, masyarakat Tengger dengan pasirnya yang berbisik. Absolutely beautiful !

Perlahan, by process.. saya percaya tulisan yang baik tak akan pernah dapat lahir dalam ketergesa-gesaan. Begitupun menunggu semua hal sempurna untuk melakukannya tak akan membuat saya segera membuahkan karya. Read more…

Catatan awal semester genap 2014-2015

February 16th, 2015 No comments

Perkuliahan semester genap tahun ajaran 2014-2015 dimulai hari ini, Senin 16 Februari 2015.  Jam pertama saya sudah harus mengajar di kelas mata kuliah Metodologi Penelitian Sosial (MPS). Masih tersisa kesempatan satu kali tutorial sebelum jadwal formal tutorial dan praktikum dijalankan, jadi saya mengambil kesempatan jumpa pertama dengan mahasiswa untuk bincang-bincang tentang kegiatan membaca dan menulis. MPS diberikan pada perkuliahan semester 6 bersama dengan mata kuliah Metode Kuantitatif dan Manajemen Produksi dan Operasi Perusahaan Agribisnis bersks 6. MPS bagi saya pribadi menjadi titik balik terpenting dalam rangkaian proses belajar mengajar selama 8 semester kurikulum strata 1 Program Studi Agribisnis karena secara langsung memberi bekal mahasiswa untuk menyelesaikan skripsi atau tugas akhir. Saya lebih suka menggunakan istilah their first project! Menulis skripsi tidak hanya menjadi masalah bagi mahasiswa namun juga bagi dosen. Banyak hal dipertaruhkan terutama waktu dan resource pendukung lainnya. Berasumsi pada tingkat kesulitan yang tinggi dan intensifnya waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi kegiatan penulisan tugas akhir inilah, saya mencoba menyentuh sisi inspiratif mahasiswa di hari pertama perkuliahan.  Sayapun memperoleh semangat baru untuk kembali menulis di lecture blog ini, setelah hampir setahun absen. Ada banyak alasan atas kealpaan ini, tapi bagi saya itu tidak pernah penting, sebab seribu alasan bisa saja dibuat. Menulis adalah soal komitmen. Menulis sebagian besar juga melibatkan inspirasi, mood atau hasrat menulis dan jangan lupa menulis di blog adalah masalah berbagi. Share what you write! Tahun ini pada acara Dies Natalis UB sudah tidak ada lagi penghargaan web blog metric. Alhamdullilah selama kompetisi itu ada saya selalu berpartisipasi dan memperoleh penghargaan walaupun bukan penghargaan utama. Satu hal yang tetap saya simpan adalah semangatnya. Ada ikatan moral, kewajiban tak tertulis bagi saya untuk terus menulis, siapa tahu suatu hari saya akan peroleh kembali hasrat menulis sebagai sebuah kebutuhan. Senior-senior yang saya kagumi turut memberikan apresiasi. saya tak ingin mengecewakan beliau-beliau dan mahasiswa juga khalayak pembaca blog ini. Read more…

Categories: starts small! Tags:

Ekonomi Produksi Pertanian Semester Genap 2013-2014

February 19th, 2014 No comments

Mata kuliah Ekonomi Produksi Pertanian Semester Genap 2013-2014, mencakup 14  kelas paralel.  Team teaching tengah mengupayakan pembakuan materi pembelajaran. Oleh karena itu disepakati buku teks (referensi) utama yang digunakan sebagai learning resources dalam mata kuliah ini adalah buku teks berbahasa Inggris karya Prof. David L. Debertin. Buku tersebut dapat diakses dalam bentuk e-book sebagai berikut:

buku teks David L.Debertin

Sedangkan jadwal perkuliahan terbaru dapat dicermati pada list berikut:

Jadwal Perkuliahan, Tutorial dan Praktikum Ekonomi Produksi Pertanian

Read more…

Categories: starts small! Tags:

Agenda Kerja Semester Genap 2013-2014

February 13th, 2014 No comments

Minggu depan terhitung tanggal 17 Februari 2014, perkuliahan semester genap 2013-2014 segera akan dimulai. Semester ini saya mendapat tugas mengampu 11 kelas. Sebagian besar kelas adalah mata kuliah Ekonomi Produksi Pertanian, satu kelas Pengantar Ekonomi Pertanian, satu kelas Ekonomi Pembangunan Pertanian dan 2 kelas Metodologi Penelitian Sosial. Adapun jumlah bimbingan skripsi hingga semester ini lebih kurang 25 orang. Untuk itu jadwal kegiatan belajar mengajar dan bimbingan skripsi dapat diunduh di bawah ini.

jadwal genap 2013-2014

Read more…

Categories: starts small! Tags:

MIKRO EKONOMI UNTUK AGRIBISNIS

February 13th, 2014 No comments

Pada semester genap tahun ajaran 2013-2014 saya tidak mendapat tugas mengajar ekonomi mikro. Meski demikian, saya tetap berkomitmen untuk turut mengembangkan materi pembelajaran dan bahan kajian. Setidaknya dalam blog ini saya share materi pembelajaran yang  telah disusun oleh tim dosen pengampu mata kuliah. Anda dapat  mengunduh materi pembelajaran ekonomi mikro pada page lecture notes, sub page ekonomi mikro sebagaimana tertera pada kepala halaman blog ini.

Ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari pengambilan keputusan ekonomi oleh unit analisis individual. Dalam agribisnis, banyak keputusan manajerial yang harus diambil dalam konteks analisis individual. Oleh karena itu ekonomi mikro diberikan sebagai salah satu bahan kajian penting bagi pencapaian kompetensi utama kurikulum Program Studi Agribisnis.

Read more…

Ketahanan Bencana berbasis Zero Waste Agribusiness

February 12th, 2014 No comments

Tindak lanjut networking antara akademisi dan CSR (business sector) yang diinisiasi pada seminar lokakarya Flipmas Legowo di ITC Ubaya Trawas mengarahkan langkah strategis berikutnya ke kawasan gunung Bromo. Tim FLipmas Legowo, menurunkan beberapa angota team. Adapun laporan awal team dapat diunduh berikut ini.

laporan khusus Tatiek Koerniawati dari Bromo

100_1228100_1227

100_1226 Read more…

Categories: starts small! Tags:

CATATAN PEMBUKA WAKTU DI TAHUN 2014

February 11th, 2014 No comments
Categories: starts small! Tags:

UB Blog Metric Award: Sebuah Catatan

January 23rd, 2014 No comments

Tiga tahun terakhir, bagi saya ada satu prestasi kecil  meski tidak banyak menarik perhatianyaitu memperoleh penghargaan UB Blog Metric. Tahun 2011 dan 2012 saya meraih penghargaan untuk pemenang harapan. Pada tahun 2013 saya berhasil meraih hadiah utama. UB Blog Metric Award adalah kerja keras Unit Pemeringkatan Internasional UB bersama sejumlah unit kerja pendukung lain yang relevan. Para dosen, mahasiswa dan karyawan didorong untuk membangun budaya menulis di UB blog yang sidah disediakan UB sebagai bentuk komitmen terhadap upaya peningkatan peringkat UB serta jumlah sitasi di kalangan dunia akademik.

Awalnya saya menulis di blog lebih didorong oleh kebutuhan untuk berbagi informasi dengan mahasiswa dalam spektrum yang lebih luas, dengan cara yang lebih mudah. Tampaknya cara ini cukup efektif. Seiring perkembangan konten tulis yang diakumulasikan setiap tahunnya, official blog ini banyak dibaca mahasiswa dan berbagai kalangan. Sebenarnya pelatihan menulis di Blog sudah diberikan oleh Universitas Brawijaya kepada seluruh civitas akademica, namun tentu saja respon dan minat setiap orang tidaklah sama

Menulis sendiri  memberikan banyak pengalaman yang berbeda. Menulis bisa bermakna berlatih keterampilan komunikasi non verbal, menulis juga memberikan peluang untuk berbagi momen penting dalam beragam proses pembelajaran. Seperti senantiasa diyakini, learning by writing, doing something dan by helping merupakan  stimulan proses belajar  yang  sangat efektif. Peluang mempublikasikan materi akademik secara gratis dan luas dapat diperoleh melalui fasilitas blog ini.

Penghargaan yang saya peroleh sangat saya syukuri, dan menjadi pendorong untuk terus mengupdate konten blog ini. Semoga blog ini dapat memberikan kontribusi terbaiknya.

Pengumuman-Pemenang-Blog-Metrics-Award-2011

http://www.ub.ac.id/pengumuman/detail/pengumuman-pemenang-ub-blogmetrics-award-2012.pdf

http://www.ub.ac.id/pengumuman/detail/daftar-pemenang-ub-blog-metrics-award-2013.pdf

 

 

  Read more…

Materi Perkuliahan dan Rancangan Tugas Ekonomi Pembangunan Pertanian Minggu ke 5

Materi perkuliahan EPP minggu ke 5 sesuai dengan RKPS diturunkan dari beberapa bahan kajian berperspektif makro ekonomi. Mahasiswa semester 4 menempuh mata kuliah Ekonomi Pembangunan Pertanian bersamaan dengan mata kuliah Makro Ekonomi. Jadi menurut hemat saya, kedua mata kuliah ini dapat saling melengkapi. Indikator pembangunan pertama yang akan dipelajari adalah pertumbuhan ekonomi. Sudah kita diskusikan dalam tatap muka di kelas bahwa pertumbuhan hanya salah satu saja dari indikator perekonomian makro. Pertumbuhan ekonomi suatu negara dapat dengan mudah dilacak dari peningkatan pendapatan nasionalnya dari tahun ke tahun. Apa saja elemen pendapatan nasional? Bagaimana cara menghitung pendapatan nasional? Di mana posisi Indonesia saat ini ditinjau dari level pendapatan nasionalnya? Apakah pendapatan nasional ini sudah merepresentasikan kesejahteraan penduduk?

Kemiskinan menjadi bahan kajian berikutnya dalam tatap muka ke lima ini. Fenomena kemiskinan terasa sangat kontroversial bagi siapa saja. Namun sudahkan kita pahami apakah kemiskinan itu? Mengapa sebagian masyarakat hidup berkecukupan sementara sebagian lainnya hidup serba kekurangan? Bagaimana kita menemukenali gejala kemiskinan, bagaimana kemiskinan itu diukur? Bagaimana solusi strategis yang dinilai mampu menanggulangi masalah kemiskinan ini?

Sebagai bentuk pembelajaran berpusat pada mahasiswa, akan diberikan tugas diskusi di mana setiap kelompok akan membahas topik yang telah diberikan. Topik-topik tersebut adalah sebagai berikut:

1. Pendapatan nasional dan distribusi pendapatan

2. Indikator ketahanan pangan

3. Kemiskinan

4. Pengangguran

5. Human Development Index

6. Nilai tukar petani

7. Beberapa indikator alternatif: angka kematian bayi (infant mortility), angkat mortalitas, angka harapan hidup, indeks melek huruf dan sebagainya

Beberapa link yang saya tautkan di bawah ini dapat dijadikan sumber referensi alternatif selama proses pembelajaran.

Ketahanan pangan:

1. http://pse.litbang.deptan.go.id/ind/pdffiles/Mono26-5.pdf

2. http://syahyutivariabel.blogspot.com/2010/10/ketahanan-pangan.html

3.http://agribisnis.fp.uns.ac.id/wp-content/uploads/2012/10/Jurnal-SEPA-106.pdf

4.nuhfil.lecture.ub.ac.id/files/2009/02/kewaspadaan-pangan1.ppt

5.ojs.unud.ac.id/index.php/soca/article/download/4217/3200

Kemiskinan:

http://povertyinindonesia.blogspot.com/2013/01/mengukur-kesejahteraan.html

  Read more…

Categories: starts small! Tags:

PENJADWALAN ULANG PERKULIAHAN HARI SELASA

February 25th, 2013 No comments

Kepada mahasiswa Program Studi Agribisnis yang menempuh mata kuliah:

1. Ekonomi Mikro kelas C di SE 3.1. pk 09.15-10.55

2. Ekonomi Produksi Pertanian kelas I di HPT 3 pk 15.05-16.45

diberitahukan bahwa jadwal tersebut terpaksa harus disesuaikan karena pada hari yang sama, setiap dua minggu sekali Ibu harus mengajar ke UB Kediri.

Jadwal ibu mengajar di UB Kediri adalah Selasa pk 09.20-11.50 dan 12.40-15.10 pada tanggal-tanggal: 26 Februari; 12 Maret; 26 Maret;9 April; 30 April; 14 Mei, 28 Mei dan 11 Juni.  Untuk itu perkuliahan ekonomi mikro kelas C dan ekonomi produksi pertanian kelas I juga akan dilaksanakan 2 minggu sekali sekaligus 2 kali tatap muka dengan memanfaatkan jadwal tutorial sebagai berikut:

1. Ekonomi Mikro kelas C jadwal tutorial di GB 2.4. Selasa pk 18.00-19.40

2. Ekonomi Produksi Pertanian kelas I jadwal tutorial di lab Multi Media Selasa pk 07.30-09.10

TM 2 dan TM 3 untuk Mikro Ekonomi kelas C dan Ekonomi Produksi Pertanian kelas I akan diadakan pada tanggal 5 Maret 2013 (waktu dan tempat sebagaimana disebutkan di atas)

TM 4 dan 5 diadakan 19 Maret 2013

TM 6 dan 7 diadakan akan diadakan pada kelas tambahan dengan jadwal yang disepakati di luar jadwal resmi.

UTS diperkirakan akan dilaksanakan 1 April, dengan demikian TM 6 dan 7 diganti antara tanggal 19 Maret – 25 Maret

Sedangkan untuk kelas Ekonomi Produksi Pertanian kelas I jadwal pengganti juga akan mengikuti jadwal mengajar Ibu di Kediri. Untuk TM 2 dan 3 tanggal 5 Maret; TM 4 dan 5 tanggal 19 Maret dan TM 6&7 tolong dijadwalkan ulang antara tanggal 19-25Maret.

Demikian pemberitahuan ini disampaikan, untuk perhatian dan kerjasamanya diucapkan terimakasih.

Catatan: kalender akademik sebagai pertimbangan penjadwalan ulang perkuliahan

JADWAL SEMESTER GENAP 2012 Read more…

Categories: starts small! Tags: