Archive

Archive for March 28th, 2017

TEAM WORK: sebuah transferable skills yang diminati pengguna lulusan

March 28th, 2017 No comments

Kemampuan bekerja sama dalam sebuah tim atau kelompok, menjadi salah satu keterampilan generik lulusan yang disebutkan oleh para pengguna lulusan sebagai kompetensi paling penting. Hal ini sangat logis, mengingat dalam era modern ini hampir tak ada pekerjaan yang dapat dilakukan sendiri. Pembagian kerja sesuai spesifikasi keahlian, tugas dan kewenangan pekerja telah dimulai berabad-abad lalu sebagaimana dijelaskan dalam teori division of labor. Sejak proses produksi mampu menciptakan surplus ekonomi, kapasitas produksi subsisten telah berkembang jauh melampaui  tingkat kebutuhan masyarakat. Seiring peningkatan kesejahteraan, daya beli masyarakatpun kian meningkat. Hal ini pada tahapan berikutnya mendorong spesialisasi tenaga kerja. Satu kelompok mengkhususkan diri untuk menanam komoditas tertentu, kelompok lain lebih berbakat mengembangkan bidang pertukangan, yang lain lagi mengambil peran sebagai peracik obat dan ketabiban. Pelan tapi pasti, spesialisasi kompetensi dan division of labor menciptakan masa peradaban seperti yang kita alami saat ini. Pada titik inilah manusia pada hakikatnya sudah melepaskan kultur subsistensi di mana individu atau rumahtangga berihtiar untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidupnya dengan berswasembada. Kita tidak lagi menanam padi untuk setiap piring nasi yang kita konsumsi sehari-hari. Kita juga tidak memelihara ayam pedaging dan petelur untuk setiap butir telur dan setiap potong ayam goreng yang dapat kita makan untuk lauk makan siang. Demikian pula kita tidak harus menanam kapas, memintalnya menjadi benang dan menenunnya menjadi kain serta menjahitnya untuk menjadi sehelai kemeja untuk kita pakai bekerja. Unik dan menakjubkan, bila kita menelaah bagaimana individu, kelompok, rumahtangga, masyarakat terhubung satu sama lain dalam mekanisme division of labor yang terformat dalam ekonomi pasar.

Abad 21 dicirikan oleh satu kecenderungan atau mega trend yaitu fast moving. Seluruh entitas modern bergerak dengan kecepatan luar biasa yang tidak pernah terbayangkan berabad-abad sebelumnya. Abad yang diindikasikan oleh kemajuan teknologi informasi dan transportasi ini, telah menciptakan boderless countries, negeri tanpa batas dalam plattform  global societies. Konsekuensinya, tenaga kerja atau human resources, sebagaimana sumberdaya ekonomi lainnya menjadi lebih cair mengalir mengisi ceruk permintaan pasar yang relevan. Sekali lagi, konteks ini menciptakan sebuah prasyarat kemampuan team work. 

(to be contiuned..)