Archive

Archive for the ‘PERTANIAN BERLANJUT’ Category

Indikator Unsustainable Agriculture

November 19th, 2012 No comments

Perjalanan supervisi magang kerja ke TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru),  adalah salah satu perjalanan lapang tersulit tahun ini bagi saya, terutama karena medan yang sangat buruk dan jauh yang harus ditempuh. Jumlah mahasiswa Program Studi Agribisnis ada dua orang. Cukup bangga sebab masih ada mahasiswa yang punya idealisme untuk secara langsung turun lapang. Beberapa foto di bawah ini merupakan oleh-oleh perjalanan lapang dan sedikitnya dapat memberikan gambaran situasi pertanian, terkait dengan indikator pertanian yang tidak sustainable.

Laporan magang kerja yang telah dilakukan oleh mahasiswa menyatakan bahwa usahatani hortikultura yang dilakukan oleh petani setempat sama sekali tidak memperhatikan aspek konservasi lahan. Petani setempat melakukan budidaya hortikultura tanaman semusim tanpa membuat sarana prasarana pencegah erosi baik air maupun angin.

Read more…

Sinopsis Perjalanan Lapang: Sustainable Agriculture

November 19th, 2012 No comments

Sistem pertanian berlanjut merupakan sistem pertanian yang layak secara ekonomi dan ramah lingkungan, yang dicapai melalui optimalisasi faktor biotik dan abiotik dalam agroekosistem. Di tingkat bentang lahan pengelolaannya difokuskan pada pemanfaatan biodiversitas tanaman pertanian dalam mempertahankan pollinator, pengendalian gulma, pengendalian hama dan penyakit, hidrologi (kuantitas dan kualitas air) dan mengurangi emisi karbon. Banyak macam penggunaan lahan yang tersebar di seluruh bentang lahan, yang mana komposisi dan sebarannya beragam tergantung pada beberapa faktor antara lain iklim, topografi, jenis tanah, vegetasi dan kebiasaan serta adat istiadat masyarakat yang ada disekelilingnya. Selama kuliah, mahasiswa mempelajari tentang beberapa indikator kegagalan pertanian berlanjut baik dari segi ekonomi, biofisik dan sosial. Guna meningkatkan pemahaman mahasiswa akan dasar-dasar konsep pertanian berlanjut di daerah tropis dan penerapannya di tingkat lanskap maka pengenalan pengelolaan bentang lahan yang terpadu di bentang lahan sangat perlu dilakukan.

Isu-isu tentang krisis pangan sebagai dampak levelling off produktivitas sektor pertanian sebagai penghasil pangan dewasa ini telah berkembang menjadi tidak saja krisis pangan namun mulai menampakkan efek domino hingga pada level pengambil keputusan. Berikut ini diunggah sejumlah artikel bagi para pemerhati, dan mereka yang memiliki keprihatinan sama pada keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu elemen biologis terpenting untuk menyangga kehidupan komunitas manusia di muka bumi ini.

Materi Ekonomi Lingkungan

Read more…