Archive

Archive for the ‘Author’ Category

MIKRO EKONOMI UNTUK AGRIBISNIS

February 13th, 2014 No comments

Pada semester genap tahun ajaran 2013-2014 saya tidak mendapat tugas mengajar ekonomi mikro. Meski demikian, saya tetap berkomitmen untuk turut mengembangkan materi pembelajaran dan bahan kajian. Setidaknya dalam blog ini saya share materi pembelajaran yang  telah disusun oleh tim dosen pengampu mata kuliah. Anda dapat  mengunduh materi pembelajaran ekonomi mikro pada page lecture notes, sub page ekonomi mikro sebagaimana tertera pada kepala halaman blog ini.

Ekonomi mikro adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari pengambilan keputusan ekonomi oleh unit analisis individual. Dalam agribisnis, banyak keputusan manajerial yang harus diambil dalam konteks analisis individual. Oleh karena itu ekonomi mikro diberikan sebagai salah satu bahan kajian penting bagi pencapaian kompetensi utama kurikulum Program Studi Agribisnis.

Read more…

TUTORIAL EKONOMI PEMBANGUNAN PERTANIAN: Alih Fungsi Lahan Pertanian

February 19th, 2013 No comments

Tutorial mata  kuliah ekonomi pembangunan pertanian hingga saat ini masih belum disepakati oleh tim teaching. Namun demikian, khusus untuk kelas yang saya ampu bersama ibu Ir. Hesti Rukmiati Wijaya, PhD. semua materi perkuliahan dan rancangan tugas yang harus Anda kerjakan baik secara individual maupun berkelompok dapat Anda akses dari lecture blog ini. Berikut ini materi tutorial bertema sumberdaya lahan.

Di Indonesia pada umumnya dan di Provinsi Jawa Timur khususnya, masalah alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian adalah masalah yang sangat serius. Agenda agraria di Indonesia hampir tidak pernah menjadi prioritas. Di saat negara-negara lain di kawasan Asia sudah lama menetapkan kebijakan pembangunan perumahan secara vertikal, Indonesia masih memungkinkan pengembangan properti perumahan secara horisontal. Hingga saat ini hampir tak terbayangkan berapa ribu hektar lahan kelas A yang berubah menjadi padang golf, resor dan perumahan elit.

Sumberdaya lahan adalah salah satu sumberdaya alam yang jumlahnya tetap dan cenderung menyusut. Di bawah kondisi tekanan penduduk yang semakin besar, laju peningkatan kebutuhan pangan meroket dengan besaran yang tak terbayangkan. Bagaimana pemenuhan kebutuhan pangan ini diselenggarakan? Salah satu tutorial kita akan mengambil temadiskusi alih fungsi lahan. Silahkan mempelajari referensi berikut sebagai bahan diskusi.

resume 

regulasi

konflik lahan perkebunan;

reforma agraria;

Land Reform, Income Redistribution, and AgrProd in Korea sdh

 

 

 

 

Ekonomi Mikro: Semester Genap 2012-2013

February 15th, 2013 No comments

Mikro ekonomi diajarkan pada mahasiswa program studi Agribisnis semester 2. Mata kuliah ini berbobot 3 sks. Untuk kelas C sesuai dengan kesepakatan, setiap minggu mahasiswa diminta menyusun catatan kuliah yang dilengkapi dengan mind map. Catatan ini akan diperiksa setiap minggu oleh dosen dengan membubuhkan tanggal periksa dan paraf. Untuk itu semua mahasiswa diharapkan membeli snelhecter (sama untuk satu kelas) dan kertas folio bergaris. Catatan akan dikembalikan kepada mahasiswa.

Selanjutnya untuk kelengkapan proses belajar mengajar laboratorium Ekonomi Pertanian telah mencetak modul perkuliahan, Anda disarankan membeli di jurusan Sosek FP UB (hubungi pak Topan atau pak Arifin). Selain materi pembelajaran yang telah dituangkan dalam modul, melalui blog ini mahasiswa dapat mengunduh materi-materi tambahan yang dapat digunakan sebagai referensi.

a. Pendahuluan

b. Permintaan & Penawaran

Materi 1 dan 2 merupakan ppt team teaching yang disusun oleh  Dr. Ir. Rini Dwiastuti, MS dan Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani. Diharapkan materi ini seragam untuk seluruh kelas paralel. Sedangkan untuk kelas C ada referensi tambahan berikut tugas kelas yang harus dikumpulkan sesuai rancangan tugas yang diberikan sebagai materi tutorial dan praktikum.

Modul 1 Mikro Ekonomi TKW

 

 

 

  Read more…

Protected: Antara Evaluasi Kurikulum, Penetapan Learning Outcome dan KKNI

November 21st, 2012 Enter your password to view comments.

This post is password protected. To view it please enter your password below:

E-Learning di UB

November 20th, 2012 No comments

Dari istilah yang digunakan: e-learning (berarti pembelajaran elektronik) terdengar citra modernitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Isu ini sedang sangat ramai dibicarakan, antara pro dan kontra. Saya sepakat ide brilian ini memang kontrversial. Ide dasar e-learning sesungguhnya sederhana saja. Masyarakat butuh belajar. Namun keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan khususnya pendidikan tinggi, menyebabkan rendahnya akses bagi masyarakat luas.E-learning atau pembelajaran elektronik, dalam beberapa hal mampu menihilkan keharusan hadirnya sarana kelas dan perlengkapannya. Dengan kata lain teknologi informasi pembelajaran digital menjadi terobosan atas nama pemerataan akses. Dirjen Dikti telah melansir sejumlah kebijakan berkenaan dengan pembelajaran elektronik. Wacana ini perlu diketahui oleh semua pelaku dalam dunia pendidikan tinggi. Universitas Brawijaya dalam lima tahun terakhir telah menunjukkan kemajuan pesat pada sistem pembelajaran elektronik ini. Meski demikian, rancang bangun sistem pembelajaran modern ini masih dirasakan tambal sulam, terutama sebab sistem monitoring, evaluasi dan baku mutunya belum ditetapkan.

Di bawah ini dapat diunduh beberapa artikel yang relevan dengan ide-ide e-learning yang hingga saat ini masih terus disempurnakan.

Kepmen107-U-2001JarakJauh

Permen20-2011ProdiDiluarDomisili

MateriE-Belajar(kajian)

  Read more…

PENGANTAR EKONOMI PERTANIAN

November 19th, 2012 No comments

Beberapa artikel di bawah ini dapat diunduh sebagai materi pengayaan untuk tatap muka pertama mata kuliah Pengantar Ekonomi Pertanian:

PEMBANGUNAN_PERDESAAN

 

  Read more…

Categories: Author, starts small! Tags:

PENGANTAR EKONOMI PERTANIAN

November 19th, 2012 No comments

Paruh semester telah diselesaikan. Disarankan mahasiswa kembali mengecek ulang Rancangan Kegiatan Pembelajaran Semester (RKPS) untuk memastikan materi perkuliahan dan bahan kajian yang sudah dan belum diberikan. Selain itumembaca kembali RKPS perlu dilakukan  untuk mulai mengevaluasi capaian learning outcome mata kuliah Pengantar Ekonomi Pertanian.

RKPS PEP smt ganjil 2012-2013

Adapun lecture notes mata kuliah ini dapat diunduh di bawah ini:

overview TKW 1 Read more…

Sinopsis Perjalanan Lapang: Sustainable Agriculture

November 19th, 2012 No comments

Sistem pertanian berlanjut merupakan sistem pertanian yang layak secara ekonomi dan ramah lingkungan, yang dicapai melalui optimalisasi faktor biotik dan abiotik dalam agroekosistem. Di tingkat bentang lahan pengelolaannya difokuskan pada pemanfaatan biodiversitas tanaman pertanian dalam mempertahankan pollinator, pengendalian gulma, pengendalian hama dan penyakit, hidrologi (kuantitas dan kualitas air) dan mengurangi emisi karbon. Banyak macam penggunaan lahan yang tersebar di seluruh bentang lahan, yang mana komposisi dan sebarannya beragam tergantung pada beberapa faktor antara lain iklim, topografi, jenis tanah, vegetasi dan kebiasaan serta adat istiadat masyarakat yang ada disekelilingnya. Selama kuliah, mahasiswa mempelajari tentang beberapa indikator kegagalan pertanian berlanjut baik dari segi ekonomi, biofisik dan sosial. Guna meningkatkan pemahaman mahasiswa akan dasar-dasar konsep pertanian berlanjut di daerah tropis dan penerapannya di tingkat lanskap maka pengenalan pengelolaan bentang lahan yang terpadu di bentang lahan sangat perlu dilakukan.

Isu-isu tentang krisis pangan sebagai dampak levelling off produktivitas sektor pertanian sebagai penghasil pangan dewasa ini telah berkembang menjadi tidak saja krisis pangan namun mulai menampakkan efek domino hingga pada level pengambil keputusan. Berikut ini diunggah sejumlah artikel bagi para pemerhati, dan mereka yang memiliki keprihatinan sama pada keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu elemen biologis terpenting untuk menyangga kehidupan komunitas manusia di muka bumi ini.

Materi Ekonomi Lingkungan

Read more…

LECTURE NOTE 2

November 13th, 2012 No comments

Pada lecture note kedua yang saya unggah di bawah ini, dapat dipelajari beberapa pendekatan dalam mempelajari aspek pemasaran dalam pertanian. Sebagai salah satu contoh adalah pendekatan komoditas. Marilah kita pilih satu komoditas pertanian sebagai kasus: tebu dan gula. Tebu adalah commercial crops, ditanam oleh petani dengan mengikuti pola permintaan turunan (derived demand function) sebab tebu adalah bahan baku utama gula pasir. Tebu bukan tanaman pangan, artinya hasil panen tebu harus dijual. Pilihan petani tebu adalah menjualnya ke pabrik gula (PG) atau ke pabrik gula merah tradisional. Dari aspek produksi, tebu merupakan sub sistem on farm yang terdistegrasi vertikal dengan agroindustri pengolahnya yaitu PG. PG memiliki pabrik gula sebagai aset. Di sisi lain petani memiliki lahan dan tenaga kerja sebagai sumberdaya produktif potensial. Cukup kompleks permasalahan tebu, sebab 80 persen PG di Indonesia berlokasi di pulau Jawa di mana lahan merupakan kendala utama pengembangan sektor pertanian. Dilaporkan secara statistik, pemilikan lahan tebu oleh petani adalah sangat kecil. Kecilnya lahan, minimnya modal usahatani, dan struktur agroindustri yang tidak terintegrasi secara vertikal menempatkan permasalahan pemasaran hasil panen tebu sebagai jantung permasalahan utama penyebab keterpurukan pergulaan Indonesia, yang hingga saat ini belum mampu berswasembada. Kiranya wacana akademik dan berbagai diskusi dapat dikembangkan dari materi ini. Sebagai dasar teori materi lecture note berikut dapat diunduh.

bab2 Read more…

Quick Literature Review

October 30th, 2012 No comments

Cukup menyenangkan memperoleh kesempatan belajar kembali.  Refreshment, atau menurut istilah Dale Carnegie: mengasah gergaji. Sibuk sebagai lecturer lazimnya membuat kita lupa untuk menjadi long life learner!

Berikut ada beberapa artikel lama yang saya rasa masih relevan kita diskusikan. Selamat bergabung!

Teori Pertumbuhan Abramovitz

Prof. Ratya  mengambil bahan kajian teori pertumbuhan di awal perkuliahan makro ekonomi lanjut. Merujuk pada seri sinopsis ekonomi makro karya Boediono, saya masih mengingat logical framework yang paling mudah diingat.

Makro ekonomi adalah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari perekonomian dari perspektif agregat. Ada dua persoalan makro ekonomi yang dihadapi semua bangsa di dunia:

1. masalah jangka pendek: inflasi, unemployment dan ketimpangan neraca pembayaran

2. masalah jangka panjang: pertumbuhan ekonomi.

Tentu kita sepakat, bahwa permasalahan ekonomi makro berperspektif jangka panjang akan sangat tergantung pada apakah permasalahan makro jangka pendek sudah teratasi. Read more…

Capaian Kinerja 2012

October 28th, 2012 No comments

Dharma Pendidikan:

1. Final drafting modul Ekonomi Produksi Pertanian versi Distance Learning

2. Pengelolaan magang kerja tahun ke 2 untuk angkatan 2009

3. Penataan organisasi asisten mata kuliah

4. Pengembangan sistem pembelajaran

a. inventarisasi Rancangan Kegiatan Pembelajaran Semester (RKPS) prodi Agribisnis

b. evaluasi buku pedoman akademik dan non perkuliahan

c. manajemen data base: khusus untuk review manajemen, pembakuan notulensi rapat

d. evaluasi pengelolaan magang kerja

5.Studi lanjut ke jenjang Doktor

Things have to be done:

1. Inventarisasi dan sinkronisasi dokumen Gugus Jaminan Mutu (GJM) di bidang akademik

2. Analisis management review

3. Penyelesaian buku ajar Ekonomi Pertanian, Ekonomi Pembangunan Pertanian dan Pemasaran Hasil Pertanian

4. Drafting laporan pertanggungjawaban sekretaris Prodi (sebelum mengundurkan diri karena studi lanjut S3)

5. Penyelesaian pelaksanaan magang kerja tahun 2008 dan laporan pertanggungjawaban (sebelum mengundurkan diri karena studi lanjut S3)

  Read more…

Categories: Agenda Kerja, Author, starts small! Tags:

Evaluasi Kurikulum

October 10th, 2012 No comments

Kurikulum berbasis kompetensi telah mulai dibangun sejak tahun 2000. FP UB sendiri mulai mengimplementasikan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) sejak tahun 2008. Artinya, KBK telah menghasilkan mulai lulusan pada tahun ini. Hal ini juga berarti sudah tiba saatnya dilakukan evaluasi. Manual prosedur GJM FP UB telah menetapkan standar prosedur evaluasi empat tahunan atas kurikulum yang berlaku.

Wacana kurikulum sebagai peranti pencapaian kompetensi lulusan erat kaitannya dengan agenda nasional yang saat ini tengah hangat-hangatnya diperbincangkan yaitu KKNI (Kerangka Kerja Nasiional Indonesia). Fakultas Pertanian UB sendiri telah mengambil langkah strategis terkait KKNI pada pelaksanaan Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Pertanian Indonesia (FKPTPI) yang diselenggarakan di kota Batu.

Seminar pada FKPTPI tahun ini selanjutnya ditindaklanjuti dalam berbagai kegiatan, di antaranya evaluasi kurikulum yang menghadirkan Bp. Endrotomo dari ITS sebagai nara sumber.

Beberapa makalah dan materi berkenaan evaluasi kurikulum di bawah ini dapat diunduh, semoga share dokumen ini bermanfaat:

evaluasi KBK UB (endro 2012)

a. KKNI-Kurikulum (endro 2012)

Read more…

CONNECTING PEOPLE

Cukup lama saya absen menulis blog. Sedemikian banyak hal yang telah menyita waktu sepanjang paruh tahun 2011. Sejujurnya harus saya akui, mengabaikan manfaat blogging berdampak signfikan pada efektivitas proses belajar mengajar. Banyak pesan tak tersampaikan dengan baik. Sayapun harus lebih banyak bergantung pada koordinator kelas untuk memberikan materi pembelajaran.

Meski demikian waktu yang berlalu di enam bulan terakhir memberikan inspirasi buat membangun inspirasi baru: conecting people! Ada banyak cerita dan pengalaman yang ingin saya bagikan kepada Anda  semua pembaca blog ini. Connecting people bukan sekedar motto Nokia. Ada banyak pelajaran yang dapat kita petik di dalam prosesnya.

Perjalanan lapang, entah saat supervisi, mengeksplorasi data penelitian atau sedang melaksanakan pengabdian masyarakat, merupakan kesempatan to membangun hubungan ini. Salah satu pengalaman menarik tahun ini adalah keikutsertaan saya dalam FlipMas Legowo (Forum Layanan Ipteks bagi Masyarakat). Bertemu dengan kawan-kawan pengajar dari perguruan tinggi lain, tak dapat dipungkiri sungguh memberikan new insight yang sangat bermanfaat.

Categories: Agenda Kerja, Author, starts small! Tags:

Catatan tentang MDG’s

February 19th, 2012 No comments

Millenium development goals, merupakan isu pembangunan penting berskala global yang wajib dipahami oleh mahasiswa. Sayang baru semester depan saya berencana memasukkan MDG’s sebagai salah satu bahan kajian pada mata kuliah Ekonomi Pembangunan Pertanian. Beberapa tautan di bawah ini dapat menjadi entry point kita untuk bersama-sama belajar tidak saja agar memahami namun terutama dapat memberikan kontribusi sesuai bidang dan kemampuan kita masing-masing.

Keterkaitan MDG’s dengan disiplin ilmu pertanian terutama pada sisi ketahanan dan kemandirian pangan dalam upaya memberantas kelaparan.Konsep-konsep penting terkait MDG’s menjadi bahan kajian penting dalam mata kuliah Ekonomi Pembangunan Pertanian . Untuk itu kami share beberapa dokumen dan artikel yang dapat dijadikan entry point khususnya sebagai learning resources bagi mahasiswa.

mdg’s

  Read more…

Belajar Menulis

October 12th, 2009 1 comment

Malang,12 Oktober 2009:

Berpuluh tahun lalu, saat saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar, almarhum Bapak selalu mengajari saya menulis. Pelajaran mengarang saat itu adalah salah satu bagian dalam pelajaran Bahasa Indonesia. Mengarang memang menjadi momok bagi teman-teman sekelas saya, memperoleh nilai delapan puluh sudah sangat sulit.

Saya boleh sedikit berbangga, sebab karangan saya  masih terbilang layak dibacakan di depan kelas. Hanya sedikit saja di bawah nilai karangan Gaston, teman yang sekarang ini menjadi dosen sastra di Universitas Petra Surabaya. Tapi pengalaman yang ingin saya bagikan tentang karang mengarang bukanlah tentang bagaimana karangan saya masuk nominasi kala itu. Proses  menulisnyalah yang selalu mengingatkan saya pada bagaimana almarhum Bapak melatih saya.

Dalam proses belajar mengarang itu, Bapak selalu ikut menulis. Biasanya beliau memilih sebuah tema, misalnya tentang air, tentang perang, tentang musik, tentang kaki, tentang telinga. Tema-tema karangan kami sangat beragam. Bapak hanya menyebutkan satu kata yang harus kami kembangkan menjadi sebuah karangan minimal 20 paragraf. Sebenarnya Bapak meminta saya mengarang 200 kalimat setiap hari. Tapi saya protes, karena pada masa itu belum ada menu word count untuk tulisan tangan. Saya kesulitan menghitungnya sehingga pada akhirnya tidak fokus pada pengembangan tulisan, tapi sibuk menghitung berapa kalimat yang sudah saya tuliskan.

Tanpa  saya sadari, dengan belajar mengarang, sesungguhnya Bapak melatih saya menjadi pembaca, pengolah informasi, sekaligus pengamat. Ketiga hal itu mutlak dilakukan bila seseorang ingin menulis sebuah karya yang baik. Perlahan-lahan dari karangan yang bersifat reportase, saya mulai bisa menulis hal-hal yang agak analitis. Saya juga mulai paham bagaimana mengikuti dorongan perasaan lalu meramunya dalam logika pemikiran. Dengan berlatih dan terus berlatih, Bapak menjadikan saya seorang yang taat prosedur dan sangat menghargai proses.

Sayang, saya hanya berkesempatan ngangsu kawruh pada beliau sampai kelas satu SMA saja. Bapak wafat pada saat saya berusia 16 tahun. Padahal kala itu, saya mulai beranjak remaja. Seringkali saya menginginkan tema-tema yang lebih pribadi untuk dikembangkan menjadi sebuah tulisan, percintaan misalnya….

Menjadi remaja yang suka menulis, saya merasa tak dapat menyeleksi arus gagasan yang memasuki otak dengan sangat deras. Arus itu begitu cepat, melompat-lompat, beragam, sangat indah dan cemerlang sekaligus membingungkan. Baru setelah saya memiliki putra-putri yang beranjak remaja saat ini, saya temukan jawabannya. Remaja berada pada masa transisi, mereka berubah dalam hitungan detik. Begitu banyak hal yang mendesak emosi  mereka hingga meletup-letup, begitu banyak pertanyaan yang memerlukan jawaban. Semakin kreatif mereka, semakin banyak konsep memasuki pikiran mereka, semakin tertekan mereka secara psikologis.

Saya ingat tulisan saya saat saya remaja dulu sering tidak konsisten. Tanpa Bapak di sisi saya, saya mengalami kesulitan menetapkan tema-tema untuk tulisan saya. Hanya semangat yang didorong oleh kebutuhan mengaktualisasikan diri saja yang membuat saya bertahan tetap menulis meski sebagian besar hasil tulisan itu tetap menghuni laci meja belajar saya.

Konsep berbagi gagasan, pengalaman, pengetahuan, pendapat dan perasaan melalui tulisan di blog baru saya kenal dua tahun belakangan. Manfaatnya sungguh luar biasa. Saya sempat berfikir, andai saja Bapak masih ada. Betapa bahagianya dia. Di usia saya yang ke 42 ini, saya masih juga berkecimpung dalam dunia tulis menulis. Kali ini sebagai dosen pembimbing tugas akhir atau skripsi. Mengajarkan logika dasar, tips dan trik menulis pada mahasiswa yang harus menyusun laporan penelitian mungkin bukan tugas saya. Rekan-rekan lain berpendapat itu tugas para dosen mata kuliah Bahasa Indonesia. Tak salah sepenuhnya, namun saya punya pendapat yang sedikit berbeda. Menulis adalah sebentuk keterampilan, tak akan bisa bila tak biasa. Dan bagaimana mungkin mahasiswa akan biasa menulis hanya dengan mengandalkan mata kuliah Bahasa Indonesia selama satu semester? Saya sendiri belajar menulis sejak saya bisa menulis dan membaca buku cerita. Oleh karena itu saya sangat tahu, tak seorangpun dapat menulis dengan baik bila dia tak gemar membaca. Sampai di sini, sudah bukan rahasia bila minat baca di kalangan mahasiswa sebegitu rendahnya. Salah siapa?

Jika membaca lebih didorong oleh hasrat, bagaimana caranya agar buku bisa mengundang hasrat mahasiswa untuk menyentuh, mengusap, menelusuri seluruh lekuk liku alinea dan setiap pori hurufnya? Bagaimana????

Categories: Author, starts small! Tags: