Archive

Posts Tagged ‘agribisnis’

MAGANG PRODI AGRIBISNIS UNTUK ANGKATAN 2008

Mahasiswa Prodi Agribisnis FP UB angkatan 2008 saat ini sedang mempersiapkan kegiatan magang kerja yang direncanakan akan diselenggarakan selama lebih kurang lebih 3 bulan. Bobot kegiatan ini adalah 4 sks. Magang kerja ditujukan untuk melatih mahasiswa di lapang antara lain pada kegiatan produktif di sektor pertanian, perkebunan dan manajemen lingkungan yang dirasa tidak tercakup dalam proses perkuliahan.

Secara lebih rinci, teknis pelaksanaan magang kerja telah diatur pada Manual Prosedur Magang Kerja  dan Pedoman Akademik Non Perkuliahan yang dapat diunduh di bawah ini:

manual_prosedur_magang_kerja_2011

 

Deskripsi MK Rancangan Usaha Agribisnis

Perkuliahan ini ditujukan untuk memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan kepada mahasiswa agar mampu membuat rancangan usaha agribisnis (agribusiness plan). Mata kuliah ini terdiri atas 2 SKS perkuliahan yang memberikan pola dasar (building block/framework/guideline), atas usaha agribisnis yang direncanakan serta review pengetahuan pendukung yang relevan termasuk aspek teknis, pemasaran produk,manajemen keuangan dan organisasi usaha, kemudian dilanjutkan dengan 2 SKS praktek eksplorasi ide usaha agribisnis dan 2 SKS praktek penyusunan rancangan usaha agribinis (agribusiness plan). Perkuliahan yang diberikan mencakup: pengertian dan ruang lingkup rancangan usaha, teknik menemukan ide bisnis, teknik evaluasi ide bisnis, anatomi rancangan usaha, analisis kelayakan usaha, penyusunan rencana diskripsi produk , analisis pasar dan strategi pemasaran, perencanaan keuangan termasuk cash flow, dan perencanaan organisasi.

Praktek penyusunan ide usaha agribinis dilakukan melalui survai lapang, penyusunan alternatif ide agri-bisnis, evaluasi kelayakan alternatif ide bisnis. Kegiatan ini diharapkan mahasiswa mampu mengevaluasi berbagai alternatif ide agribisnis. Praktek penyusunan rancangan usaha agribisnis melalui pembuatan dokumen rancangan usaha agribisnis. Materi praktek ini terdiri atas : analisis kelayakan usaha, penyusunan rencana diskripsi produk , analisis pasar dan strategi pemasaran, perencanaan keuangan termasuk cash flow, dan perencanaan organisasi. Pada akhir perkuliahan mahasiswa diharapkan mampu membuat dokumen rancangan usaha agribisnis.

EKONOMI MANAJERIAL AGRIBISNIS

Definisi Ekonomi Manajerial:

Ekonomi manajerial adalah aplikasi teori dan metode ekonomi dalam proses pengambilan keputusan manajerial dan administratif ( Hirschey,M.,2003). Dengan demikian ekonomi manajerial mengkaji dan mengembangkan prinsip-prinsip keilmuan yang dapat digunakan sebagai rujukan untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pengambilan keputusan manajerial. Ekonomi manajerial akan sangat membantu para manajer untuk memahami bagaimana determinan ekonomi mempengaruhi kinerja organisasi dan perilaku manajerial. Dalam konteks pembelajaran yang ekstensif, ekonomi manajerial memanfaatkan sejumlah alat analisis seperti metode kuantitatif, statistik atau ekonometrika dan konsep-konsep manajemen strategik serta analisis keuangan.

Konsep Kunci Memahami Ekonomi
Sekedar quick review konsep kunci untuk memahami ilmu ekonomi perlu diingat kembali, sebab ekonomi manajerial merupakan aplikasi ilmu ekonomi. Saya selalu memberikan tiga clue pada mahasiswa agar mereka dapat dengan mudah mengingat definisi terminologis ilmu ekonomi:
1. unlimited human’s wants and needs
2. scarcity resources
3. choices

Manusia terlahir sebagai mahluk yang tak pernah puas. Manusia memiliki sejumlah besar kebutuhan dan lebih banyak lagi keinginan. Di sisi lain sumberdaya ekonomi sebagai pemuas kebutuhan dan keinginan manusia, relatif langka. Kedua hal ini memberikan latar belakang yang kontradiktif dan mengharuskan manusia memilih. Maka manusia selaku homo economicus akan senantiasa berupaya menetapkan pilihan terbaik, solusi optimal yang dapat dilakukannya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang nyaris tanpa batas itu. Lalu, apa dan bagaimanakah alternatif pilihan yang optimal itu? Apakah konsep maksimalisasi sama dengan optimalisasi? Dari aspek manajerial, pilihan yang optimal merupakan solusi yang efektif dan efisien. Secara harafiah, kata efektif dapat dipadankan dengan berdaya guna, sedangkan efisien lebih bersesuaian makna dengan berhasil guna. Pilihan yang efektif merujuk pada alternatif proses produksi untuk mencapai output maksimal pada level penggunaan input yang sudah ditetapkan besarannya, sementara pilihan yang efisien merujuk pada alternatif proses produksi untuk mencapai besaran output tertentu dengan penggunaan input minimal. Dari uraian ini, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi mencakup terminologi maksimalisasi output dan minimalisasi input atau biaya. Pemahaman atas solusi optimal ini dapat diterapkan baik pada kajian-kajian tentang perilaku produksi maupun perilaku konsumsi.
Mark Hirschey dalam bukunya FUNDAMENTALS OF MANAGERIAL ECONOMICS (2003)  mendeskripsikan beberapa determinan utama yang harus diidentifikasi agar seorang manajer dapat mengambil kebijakan manajerial yang optimal:
1. Seleksi produk, output, dan penetapan harga
2. Desain struktur organisasi unit bisnis
3. Pengembangan produk, strategi promosi dan internet
4. Rekrutmen tenaga kerja dan pelatihan
5. Investasi dan pembiayaan
Untuk menjawab masalah-masalah di atas ekonomi manajerial mengkolaborasikan konsep ilmu ekonomi dan metode kuantitatif sebagai berikut:
1. Konsep ekonomi: analisis marjinal, teori permintaan konsumen, teori produksi, organisasi industrial dan teori public choice
2. Metode kuantitatif: analisis numerik, estimasi statistik, prosedur peramalan, konsep game theory , teknik optimasi dan sistem informasi.